Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Resep Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) Anti Gagal

Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin)

Bicara tentang memasak memang sudah umum untuk dibicarakan bagi khalayak umum, namun apa jadinya jika memasak menjadi sebuah keharusan bagi semua orang, tentunya akan sangat kacau jika seseorang tersebut tidak memahami tata cara memasak dengan benar, umum namun merepotkan. Jadi pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara memasak atau menyajikan Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) yang enak dan nikmat secara lengkap, ringkas dan jelas. Cara membuatnya cukup mudah sekali, Namun jika keliru mengolahnya maka hasilnya tidak akan memuaskan dan justru cenderung tidak enak. Padahal Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) yang enak harusnya memiliki aroma dan rasa yang mampu memancing selera kita.

Seperti yang banyak diketahui, Memasak itu mudah-mudah susah, banyak hal yang mempengaruhi kualitas rasa dari Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin), mulai dari jenis bahan, selanjutnya pemilihan bahan segar, sampai cara membuat dan menyajikannya. Tidak usah pusing kalau ingin menyiapkan Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) enak di rumah, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini dapat dijadikan suguhan yang sangat spesial bagi kita, keluarga bahkan untuk ornag lain.

Adapun jumlah porsi yang bisa dihidangkan untuk membuat Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) adalah Loyang uk. 20x20cm. Jadi pastikan porsi ini cukup untuk dihidangkan untuk anda sendiri maupun keluarga tersayang.

Kali ini kita coba variasikan Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) sendiri di rumah. Tetap dengan bahan yang sederhana, sajian ini bisa memberi manfaat dalam membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda bisa membuat Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) memakai 8 jenis bahan dan 5 langkah pembuatan. Berikut ini cara dalam membuat hidangannya.

Bismillah #PekanCooksnap saya pilih mencoba resep kue milik Mba Vey @Alodia_Kitchen kue khas Kota Banjarmasin. Aslinya kue ini enaakk banget, tidak salah juga kalau ada yang mengatakan kue ini seenak dan seunik Magic Cake, memang seperti itu adanya. Apalagi jika dinikmati dingin....tambah mantap deh πŸ‘πŸΌπŸ‘πŸΌ Mengenai namanya yang juga unik, seperti Mba Vey pernah bilang beliau juga kurang paham kenapa dinamakan demikian, hasil googling pun tidak saya temukan, tapi tak apalah yang penting kue ini rekomendid banget untuk sajian saat berkumpul bersama keluarga atau untuk hantaran juga cocok lho πŸ‘Œ #CookpadCommunity_Jakarta #resepwindri2021 #MakGengsTempe

Bahan-bahan dan bumbu yang perlu dipersiapkan untuk membuat Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin):

  1. 6 butir telur ayam (pisahkan kuning dan putihnya)
  2. 100 gr butter / margarin
  3. 150 gr biskuit marie (saya pakai Regal)
  4. 1 kaleng susu kental manis (370 ml)
  5. Air sebanyak 1 kaleng SKM
  6. 200 ml susu cair
  7. 1 sdt ekstrak vanila (tambahan saya)
  8. Sejumput garam (tambahan saya)

Langkah-langkah untuk membuat Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin)

  1. Siapkan semua bahan. Oles loyang dengan margarin beri alas baking paper. Panaskan oven di suhu 180° selama 20 menit.
  2. Hancurkan biskuit regal lalu campur dengan air aduk rata.
  3. Kocok kuning telur dan butter sampai tercampur rata (bisa gunakan mixer juga) lalu masukkan skm, susu cair, ekstrak vanila, dan garam aduk rata. Tuang biskuit aduk rata. Sisihkan sebentar.
  4. Mixer putih telur sampai soft peak. Lalu masukkan bertahap putih telur ke dalam adonan biskuit aduk rata. Tuang ke dalam loyang.
  5. Panggang di suhu 170-180° api atas bawah selama 45 menit, kenali oven masing2 ya. Di oven saya,panggang suhu 190° selama 40 menit. Keluarkan dari loyang dan dinginkan. Jika uap panas sudah hilang bisa simpan di dalam kulkas.

Itulah cara membuat Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) yang bisa Anda praktikkan di rumah atau di kantor,perkempingan,markas,tempat pesta dan lain sebagainya. Semoga dengan adanya informasi resep masakan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Selamat mencoba!

Posting Komentar untuk "Resep Putri Keraton (Kue Khas Banjarmasin) Anti Gagal"